Siaran Pers

Realisasikan Kerja Sistemik Dengan Tiga Soliditas

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 28 Oct 2016
  • Waktu: 14:24 WIB
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Jum'at, 26 Oktober 2016

Bogor - Walikota Depok Mohammad Idris memaparkan tiga hal dalam merealisasi kerja sistemik.

Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan pembangunan karakter dan rohani bagi anggota Korpri di Bogor, Jum'at (28/10/16). Ketua Dewan Pengurus Korpri Kota Depok Etty Suryahati melaporkan kegiatan pembangunan karakter ini untuk meningkatkan soliditas ASN Kota Depok. "Kegiatan ini diikuti oleh 45 ASN. Semoga kegiatan ini bisa memperkuat tali silaturahmi dan kekeluargaan kita. Semoga soliditas kita semakin kuat dan dapat mempercepat terwujudnya Depok yang unggul, nyaman, dan religius," ujarnya

Pemimpin Kota Depok mengatakan kerja sistemik bergantung pada tiga hal yang harus disolidkan. Soliditas bisa diartikan sehat, yang dapat menghantarkan kepada sistem yang sehat. Tiga hal tersebut adalah orientasi/arah, kesetiaan/ketaatan, dan aktivitas.

Soliditas orientasi mengharuskan kita memiliki prinsip sebagai ASN. Prinsip tersebut seperti integritas dan motivasi. Selain prinsip, kita juga harus memiliki konsep/ pedoman, serta tujuan.

Kedua adalah soliditas kesetiaan/ketaatan. Ketaatan seperti taat terhadap Undang-Undang Negara, peraturan/SK/pedoman, dan figur pemimpin yang berbentuk aturan teknis sebagai simbol keterkaitan.

Terakhir adalah soliditas aktivitas seperti berkorban, kesungguhan, dan kontinyu. Semua itu membutuhkan perjuangan.

Ketiga soliditas tersebut harus dilakukan seiring dan sejalan secara simultan agar keberhasilan dapat diraih. "Kunci berhasil ada dua, yaitu yakin (optimis) dan sabar (daya tahan). Semoga kegiatan ini dapat memperkuat karakter dan menyegarkan rohani ASN sehingga kinerja semakin bagus dan optimal," tutur Idris.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan pemberian materi oleh Ketua Forum Keluarga Harmonis Kota Depok Elly Farida. Materi yang disampaikan terkait dengan penguatan ketahanan keluarga, yaitu lima bahasa cinta untuk memperkokoh dan memperkuat kehidupan rumah tangga. (olas)