Siaran Pers

Idris : PNFI Berikan Pendidikan Karakter

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 25 Oct 2016
  • Waktu: 09:40 WIB
Siaran Pers

Humas dan Protokol Setda Kota Depok

Selasa, 25 Oktober 2016

Pendidikan bukan sekedar berfungsi sebagai media untuk mengembangkan kemampuan semata, melainkan juga berfungsi untuk membentuk watak dan peradaban bangsa yang bermatabat. Dari hal ini maka sebenarnya pendidikan watak (karakter) tidak bisa ditinggalkan dalam berfungsinya pendidikan. Oleh karena itu, sebagai fungsi yang melekat pada keberadaan pendidikan nasional untuk membentuk watak dan peradaban bangsa, pendidikan karakter merupakan manifestasi dari peran tersebut. Untuk itu, pendidikan karakter menjadi tugas dari semua pihak yang terlibat dalam usaha pendidikan (pendidik).

PNFI (Pendidikan Non Formal dan Informal) memberikan sumbangan yang tidak kalah penting dengan pendidikan formal. Demikian yang disampaikan Walikota Depok, Mohammad Idris dalam sambutannya saat membuka Gebyar Pameran dan Pemecahan Rekor Muri PNFI, di Dmall, Selasa (25/10/2016). Lanjutnya, PNFI memberikan sumbangsih yang tak kalah penting dari pendidikan formal karena PNFI memberikan pendidikan karakter pada anak dan pengembangan minat. “Acara ini memberikan pemahaman pada masyarakat tentang peran PNFI atau Pendidikan Non Formal dan Informal, yang juga membina dan mendidik anak-anak kita, khususnya pendidikan karakter yang disesuaikan dengan minat mereka masing-masing yang tidak didapat dari pendidikan formal,” ujar Idris.

Dirinya juga menyampaikan Angka Partisipasi Kasar (APK) tingkat TK masih kurang, yakni 56%. “Kita harus tingkatkan kepesertaan kegiatan belajar mengajar tingkat TK, karena anak di tingkat TK, usia golden age atau usia emas,” jelasnya. Idris mengatakan anak di usia emas akan merekam informasi yang mereka dapatkan. Inilah perlunya peran kita untuk memberikan informasi yang baik kepada anak-anak di golden age periode untuk mendukung tumbuh kembang anak. Dirinya mengingatkan untuk senantiasa mendampingi anak saat menonton televisi agar bisa memfilter mana yang layak ditonton oleh anak ataupun yang tidak.

Terkait dengan pemecahan Rekor Muri, Walikota Depok menjelaskan bahwa yang dinilai dalam Rekor Muri ini ialah kebersamaan dalam melakukan wisuda secara bersama-sama dari 17 Ormit atau Organisasi Mitra yang diikui oleh 600-an wisudawan/wisudawati. “Dari sisi berkumpulnya atau berhimpunnya 17 Organisasi Mitra ini dalam satu kesempatan di even wisudanya yang dilakukan bersama-sama oleh 600-an wisudawan/wisudawati. Depok penggagas Rekor ini,” terangnya.

Ketua Panitia, Lie Chu dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Depok yang telah mendukung terselenggaranya acara. “Terlaksananya kegiatan ini merupakan hasil kerjasama dari berbagai pihak, oleh karena itu pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Walikota Depok atas bimbingan dan arahannya pada kami,” ujarnya. (Mira)