Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Kamis, 18 Agustus 2016
Walikota Depok, Mohammad Idris menerima kedatangan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) 10 Program Pokok PKK dan Penilaian 5 Lomba Dalam Rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK dan Bulan Bakti Gotong-Royong Masyarakat (BBGRM) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2016, di Kantor Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Senin pagi (22/8/2016). Monev merupakan agenda rutin yang dilaksanakan tiap tahun.
“Melalui monitoring dan evaluasi (Monev) yang hari ini kita laksanakan, kami antara lain ingin mengetahui sejauh mana kita mengimplementasikan 10 program pokok PKK, bagaimana perkembangannya serta apa kendalanya. Lebih lanjut kami bermaksud juga untuk mengetahui apakah hasil Rakernas VIII PKK Tahun 2015 sudah terinformasikan oleh PKK Kabupaten/Kota ke tingkat kecamatan, desa atau kelurahan” ungkap Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat, Netty Prasetiyani, dalam sambutan yang dibacakan oleh Wakil Ketua 3 TP PKK Provinsi Jabar, Erti Ridwan.
Sejak enam tahun terakhir, peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK dipadukan dengan penyelenggaraan Bulan Bakti Gotong-royong (BBGRM). Sebagai rangkaian kegiatan HKG PKK-BBGRM tersebut, TP PKK Pusat mengadakan lima macam lomba, yakni Tertib Administrasi PKK; Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT); Kelompok Usaha Peningkatatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK; Pemanfaatan Halaman Pekarangan, Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman (HATINYA PKK); dan Pemanfaatan Hasil Tanaman Obat Keluarga (TOGA).“Kunjungan kami hari ini juga adalah dalam rangka menyeleksi desa/kelurahan yang akan mewakili provinsi Jawa Barat untuk mengikuti lomba tersebut di tingkat nasional,” ujar Erti Ridwan yang juga Tim Penilai Monev.
Sementara itu, Walikota Depok dalam sambutannya mengatakan, dalam pengertian dan tujuan PKK, tentunya Program Pokok PKK dengan berbagai kegiatannya perlu didukung penuh oleh berbagai pihak terkait. “Kegiatan yang kita laksanakan hari ini meruapakan salah satu agenda rutin yang patut didukung bersama,” kata Walikota.
Lebih lanjut, Walikota menyampaikan bahwa Lima lomba dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK yang dipadukan dengan penyelenggaraan Bulan Bakti Gotong-royong (BBGRM) pada hakekatnya merupakan upaya dalam rangka mendukung pemberdayaan masyarakat dalam hal keberhasilan pembangunan kelurahan, sehingga perlu upaya penguatan kelembagaan dalam konteks peningkatan motivasi dan swadaya masyarakat dalam bentuk kegotong royongan. Penilaian 5 (lima) lomba ini telah dilaksanakan secara berjenjang yang dimulai dari tingkat kecamatan, dimana masing-masing kecamatan telah menyerahkan hasil lomba kelurahan ke tingkat kota. Setelah tingkat kota melaksanakan penilaian, maka yang terpilih sebagai juara adalah Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, mewakili Kota Depok. “Semoga dengan kegiatan Monev 10 Program Pokok PKK dan Penilaian 5 (lima) Lomba dalam rangka HKG PKK dan BBGRM Tingkat Provinsi Jawa Barat dapat lebih meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat serta mensejahterakan masyarakat Kota Depok, ” ujar Idris mengakhiri sambutannya. (mira)