Siaran Pers

Walikota Padang : Padang Ingin Belajar Dari Depok

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 21 Jun 2016
  • Waktu: 07:27 WIB
Siaran Pers

Humas dan Protokol Setda Kota Depok

Kamis, 2 Juni 2016

Kota Padang ingin belajar dari Kota Depok. Hal tersebut disampaikan Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah dalam sambutannya sebelum memperkuat tim, dalam pertandingan sepakbola persahabatan antara Persatuan Sepak Bola Pemerintah Kota Padang (PS Pemko Padang) melawan Persatuan Sepak Bola Korpri Kota Depok (PS Korpri Kota Depok), di lapangan Brimob, Kelapa Dua, Kamis (2/6/2016). Walikota Depok, Mohammad Idris juga turut memperkuat tim PS Korpri Kota Depok.

Sebelum pertandingan dimulai, Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah beserta jajarannya disuguhkan persembahan tarian goyang ngamprok yang di bawakan oleh Sanggar Ayodyapala. Sanggar Ayodyapala merupakan sanggar tari yang ada di Depok pimpinan Budi Agustinah yang pada tanggal 18 Agustus sampai dengan 14 September 2016, akan berangkat ke Athena, Yunani dalam rangka mewakili Indonesia dalam misi budaya.

Dalam sambutannya, Walikota Depok, Mohammad Idris mengucapkan selamat datang pada Walikota Padang beserta jajarannya. Selain itu ada beberapa hal yang disampaikan Walikota Depok. “Depok mempunyai program 9 sahabat, yakni Sahabat Masyarakat, Sahabat Anak dan Keluarga, Sahabat UKM, Sahabat Petani, Sahabat Muda-Mudi, Sahabat Lansia, Sahabat Lingkungan, Sahabat Sesama, Sahabat Pengusaha dan Stakeholder,” ujar Idris. Dari 9 program Depok Bersahabat terdapat berbagai kegiatan diantaranya responsive terhadap isu PHK dengan melakukan mediasi dan antisipasi, program sahabat sampah dengan grebek sampah dan diet kantong plastik, one day service akta kelahiran, one hour service pembuatan AK1 (Kartu Kuning), gerakan beli dan bela Depok, dan berbagai kegiatan lainnya. Berbagai program kegiatan tersebut diusung demi mewujudkan Depok yang Unggul, Nyaman dan Relijius.

Sementara itu, Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengatakan Pemerintah Kota Padang ingin banyak belajar dari Kota Depok yang telah mendapat WTP 4 kali berturut-turut. “Kami ingin belajar dari Kota Depok yang telah mendapat WTP sebanyak 4 kali, sementara Kota Padang baru 2 kali mendapatkan WTP,” kata Mahyeldi.

Depok mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) saat menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Depok. WTP tersebut didapatkan dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2014. “Opini WTP Merupakan pernyataan professional pemeriksa mengenai ‘kewajaran’ laporan keuangan. Kami ingin belajar lebih banyak dari Kota Depok,” ujar Walikota Padang. (Mira)