Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Kamis, 12 Mei 2016
Tim Penggerak PKK Kota Depok melalui Pokja III menyelenggarakan Lomba Cipta Makanan Berbahan Baku Lokal (Daging dan Susu) Dalam Rangka Food Ethnic Jawa Barat Tingkat Kota Depok Tahun 2016. Acara yang dihadiri Walikota Depok dan Ketua TP PKK Kota Depok tersebut berlangsung di Aula Teratai, Lantai satu, Gedung Balaikota Depok, Kamis (12/5/2016). Sebanyak 11 peserta lomba yang mewakili 11 Kecamatan se-Kota Depok turut meramaikan lomba yang rutin diadakan tiap tahunnya.
Dalam laporannya, ketua panitia Eva Amelia menyampaikan tujuan dari kegiatan ini ialah untuk memotivasi dan mempromosikan produk makanan khas berbahan baku daging dan susu agar lebih memasyarakat. Selain itu juga untuk menggali potensi produk berbahan baku daging dan susu agar lebih disukai masyrakat atau konsumen. Pada acara yang bertema “Kreasi Masakan Dari Bahan Baku Daging dan Susu” diolah menjadi 5 jenis masakan dengan komposisi susu minimal 50%, daging dengan komposisi minimal 75% dan bahan penyerta 25%.
“Yang dinilai adalah jaminan keamanan pangan, sumber/jenis bahan baku, inovasi/kreatifitas, taste/rasa, penampilan/penyajian dan tekstur,” jelas Ketua Panitia Lomba, Eva Amelia. Adapun tim juri ialah Chef Hotel Bumi Wiyata Mulyana, Chef Hotel Santika Priyanto, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Depok Desi Martini.
Ketua TP PKK Kota Depok, Ely Farida mengatakan lomba ini terselenggara dalam rangka menggali potensi dan inovasi yang bisa dikembangkan di Kota Depok. “Inovasi atau kreatifitas yang dihadirkan dalam lomba ini memperkaya khasanah olahan makanan terutama berbahan dasar daging dan susu. Mudah-mudahan karya yang kita tampilkan ini menjadi sesuatu yang membanggakan bagi kita dan kita terus berupaya melakukan inovasi,” ujar Ketua TP PKK Kota Depok.
Sementara itu, Walikota Depok Mohammad Idris dalam sambutannya mengatakan PKK adalah mitra Pemerintah, mitra dalam ketahanan keluarga. “Depok mempunyai visi Unggul, Nyaman dan Relijius. Unggul yang dimaksud bukan hanya sebatas pelayanan dasar saja tapi juga mencakup ketahanan keluarga. Lomba ini juga merupakan bagian dari upaya dalam ketahanan keluarga dengan menghadirkan makanan yang beragam, sehat dan bergizi untuk keluarga,”ujar Idris. Melalui lomba ini, kita dapat berkreasi dan berinovasi dalam menciptakan makanan yang selain rasanya enak namun juga sehat. “Dengan lahirnya masakan-masakan yang kreatif dan inovatif, saya berharap masakan tersebut dapat dijadikan masakan khas Kota Depok,” kata Walikota. Pemenang Lomba nantinya akan mewakili Kota Depok pada lomba tingkat Provinsi yang akan dilaksanakan tanggal 28 Mei 2016 di Bandung. (mira)