Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Senin, 09 Mei 2016
Tapos – Sebanyak 26.957 siswa SMP/MTs dan Kejar Paket B di Kota Depok menjalani Ujian Nasional (UN). UN SMP dilaksanakan selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis mendatang, yakni 9-12 Mei 2016.
Dihari pertama UN SMP, Senin (09/05/16), Walikota Depok Mohammad Idris memantau pelaksanaan UN di SMP Tritura, Jalan Raya Cilangkap No.1, Tapos. Pemantauan didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Camat Tapos, Lurah Cilanngkap, dan Guru SMP Tritura.
Di SMP Tritura, terdapat lima ruang kelas yang digunakan untuk UN. Dengan peserta UN 94 siswa. Dalam UN, SMP Tritura belum menerapkan computer based test (CBT). Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Herry Pansila menerangkan, UN berbasis computer (CBT) hanya diikuti tiga sekolah swasta, yakni SMP Lazuardi, Pribadi, dan MTs Al Hamidiyah.
SMP negeri di Depok ada 26 sekolah, sedangkan SMP swasta mencapai 166 sekolah. “Yang siap menerapkan UN CBT baru tiga sekolah,” terang Herry. Ia menjelaskan, SDM menjadi salah satu faaktor belum terlaksananya UN CBT. Karena itu, tahun ini akan dianggarkan pelatihan IT, sehingga tahun depan pelaksanaan UN CBT bisa 100%.
Pemimpin Kota Depok menyatakan UN SMP hari pertama berjalan lancar. Berdasarkan pantauan di dua sekolah, Alhamdulillah UN hari ini berjalan aman, lancar, dan soal terdistribusi dengan baik. “Pengawasan disetip sekolah yang dipantau juga berjalan baik. Tidak ada peserta UN yang tidak hadir. Semoga kelancaran ini akan berlangsung hingga UN berakhir,” tutur Idris seraya mendoakan agar semua peserta UN lulus dengan hasil yang terbaik. Pria kelahiran Jakarta ini juga menghimbau para siswa untuk tenang dan fokus dalam mengerjakan soal yang ada. Dan jangan lupa untuk selalu berdoa sebelum mengerjakan ujian.
Yang diujikan dalam UN SMP hari Senin adalah Bahasa Indonesia, hari Selasa Matematika, Rabu Bahasa Inggris, dan Kamis IPA. Sedangkan ujian susulan dijadwalkan akan digelar pada tanggal 16 hingga 19 Mei 2016. (olas)