Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Rabu, 04 Mei 2016
Tapos – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) akan segera memiliki Gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) di kota Depok.
Nantinya gedung Pusdiklat PPATK akan berdiri diatas tanah seluas 9613 meter persegi. Gedung terdiri dari 3 lantai bangunan diklat, 4 lantai asrama, dan 1 lantai basement. “Gedung ini akan dilengkapi dengan fasilitas pendidikan, fasilitas kantor, fasilitas asrama, dan fasilitas pendukung,” lapor Sekretaris Utama PPATK, Bjardianto Pudjiono.
Laporan tersebut disampaikan saat pemancangan tiang pertama pembangunan gedung Pusdiklat PPATK. Hadir dalam kegiatan tersebut, Walikota Depok, Kepala PPATK, Forkopimda dan Instansi Vertikal, Kepala OPD terkait, Camat Tapos, Lurah se-Kecamatan Tapos, dan masyarakat sekitar. Pemancangan tiang dilakukan di Jl. Raya Tapos Kel. Cimpaeun Kec. Tapos, Rabu (04/05/16) siang.
Pudjiono juga melaporkan bahwa gedung ini dirancang sebagai gedung yang ramah lingkungan, diantaranya denga meminimalisir energy listrik dengan memanfaatkan cahaya matahari. Gedung ini juga akan dilengkapi dengan lingkungan yang asri dan sumur resapan. “Pengerjaan gedung ini akan berlangsung selama tujuh bulan. Semoga semuanya akan berjalan lancar,” ujar Pudjiono.
Walikota Depok, Mohammad Idris mengucapkan selamat datang dan menghaturkan terima kasih karena lokasi pusdiklat berada di Depok. “Kami sangat diuntungkan dengan adanya pusdiklat ini. Semoga keberadaan pusdiklat ini, nantinya akan berdampak pada pengurangan pengangguran di Kota Depok,” harap Idris. Pria kelahiran Jakarta ini meminta PPATK untuk merekrut warga Depok sebagai tenaga teknis di pusdiklat PPATK.
Tak hanya sumur resapan, masalah sampah juga harus benar-benar diperhatikan. Pemilahan dan pengolahan sampah harus dilakukan dengan baik. Usahakan sampah yang keluar dari pusdiklat nanti sudah terpilah. Hal itu karena Depok memilki program prioritas zero waste city. Manfaatkan dan efektifkan UPS serta bank sampah yang ada di Kecamatan Tapos. “Semoga pembangunan pusdiklat sesuai dengan rencana dan berjalan lancar,” tutur Pemimpin Kota Depok.
Menanggapi permintaan Walikota Depok, Kepala PPATK Muhammad Yusuf, menyatakan siap berkontribusi dalam mengurangi pengangguran di Kota Depok, sepanjang tidak menyalahi aturan yang berlaku. “Semoga pembangunan gedung ini berjalan lancar,” ujar Yusuh seraya menyerahkan peralatan kerja kepada kontraktor. Penyerahan alat kerja dan penekanan sirene tersebut menandakan dimulainya pembangunan gedung pusdiklat. (olas)