Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Selasa, 03 Mei 2016
Bojongsari – Walikota Depok Mohammad Idris, menjadi Inspektur Upacara Pembukaan TMMD Ke-96 dan TMMD Imbangan Tahun Anggaran 2016 Tingkat Kota Depok. Upacara dilaksanakan di Lapangan Bola Pusdiklat Jaya Bojongsari, Selasa (03/05/16) pagi. TMMD tahun ini mengusung tema “Dengan Semangat Kemanunggalan serta Kerjasama Lintas Sektoral dan Lintas Komponen Bangsa, Kita Wujudkan Percepatan Desa Membangun Indonesia Guna Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat”.
Dalam kesempatan itu, Pemimpin Kota Depok membacakan sambutan Panglima Kodam Jaya/Jayakarta. Pelaksanaan TMMD ke-96 Kodam Jaya merupakan bagian dari agenda kegiatan TNI yang dilaksanakan secara serentak dan tersebar di 61 Kabupaten/Kota, 62 Kecamatan dan 86 desa di seluruh Indonesia oleh Kodam Jaya bekerja sama dengan Pemda Provinsi Jawa Barat khususnya di wilayah Kota Bekasi dan Depok dan Pemda Provinsi Banten yaitu di wilayah Kabupaten Tangerang.
TMMD bernilai strategis dan sebagai wujud semangat kejuangan dan pengabdian Kodam Jaya kepada masyarakat terutama di daerah/wilayah yang tergolong tertinggal, terisolir dan kumuh perkotaan serta daerah yang terkena dampak bencana. Pedomani rencana kegiatan yang telah disusun, koordinasikan dan temukan solusi terbaik bila menemui kendala dalam pelaksanaan, serta jaga selalu faktor keamanan dan keselamatan.
Perhatikan target waktu dan kualitas hasil pekerjaan serta memanfaatkan momen ini untuk menjalin hubungan kekeluargaan dengan rakyatsebagai bagian dari sarana pembinaan wilayah dan memperkokoh kemanunggalan dengan TNI –rakyat. “Dengan TMMD kali ini, mari kita bulatkan tekad untuk membantu setiap kesulitan yang dihadapi masyarakat, dengan kerja keras, menunjukkan karya dan pengabdian secara tulus dan ikhlas,” ajak Walikota.
Walikota Depok mengatakan TMMD sebagai salah satu implementasi metode pembinaan teritorial, Program Operasi Bakti TNI yang dilaksanakan secara rutin. “Ini menjadi kegiatan rutin yang diadakan setiap tahun. Kami sebagai mitra TNI juga terlibat dalam kegiatan TMMD. Tak hanya Pemerintah dan TNI, masyarakat pun turut membangun,” tutur Idris.
Komanda Kodim 0508 Depok Letkol Inf Slamet Supriyanto menerangkan, dalam TMMD terdaoat sasaran fisik dan non fisik. Sasaran fisik berupa perbaikan dan pembangunan sarana prasarana seperti pengecoran jalan, renovasi masjid dan renovasi rumah warga yang tidak layak huni, dtermasuk fasilitas publik pendukung roda perekonomian masyarakat lainnya. Sedangkan, sasaran non fisik berupa penyuluhan-penyuluhan berbagai hal yang relevan dengan tantangan perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara serta permasalahan yang dihadapi masyarakat, seperti kesehatan, narkoba, dan lain sebagainya. (olas)