Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Selasa, 19 April 2016
Cilodong – Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasona Laoly menyambangi rumah tahanan (rutan) Kelas II B Cilodong, Depok bersama Walikota Depok, Mohammad Idris.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat fasilitas rutan yang baru dioperasikan pada Oktober 2015. Karena nantinya Rutan Cilodong menjadi tujuan pemindahan tahanan atau Narapidana (Napi) dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)/ Rutan di wilayah Jabodetabek yang sudah over kapasitas.
Yasona menjelaskan, Lapas Salemba berkapasitas 1.200, namun sudah diisi 3.500 napi. Kondisi seperti itu juga terjadi di Lapas Cipinang. Sementara Rutan Cilodong berkapasitas 1.150 napi, dan baru diisi 150 napi. “Jadi kita akan pindahkan sebagian ke rutan ini agar tidak over kapasitas,” kata Yasona. Ia menambahkan, hasil kunjungan ini akan menjadi pertimbangan untuk proses pemindaha.
Walikota Depok, Mohammad Idris menginformasikan bahwa dari segi struktur bangunan, fasilitas dan pengamanan, Rutan Cilodong menjadi Rutan percontohan tahap II. “Semoga Rutan ini mampu menjadi tempat peralihan dari Rutan/Lapas yang sudah over kapasitas,” harapnya seraya menambahkan, sekitar 30 tahanan di Rutan Cilodong belum mendapat vonis dan 100 Napi sedang atau sudah divonis.
Pemimpin Kota Depok siap bekerjasama dengan Kemenkumham dan Rutan Cilodong untuk membangun mental dan rohani penghuni Rutan. “Pemerintah sudah memproses perizinan mengenai kerjasama dengan pengelola Rutan untuk melakukan bimbingan bagi mental para tahanan dan Napi di Rutan ini,” terang Idris. (olas)