Siaran Pers

Wakil Walikota Berikan Kuliah Umum Kepada Peserta Diklat Prajabatan CPNS Golongan II Angkatan I dan II Kota Depok Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2016

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 13 Apr 2016
  • Waktu: 16:26 WIB
Siaran Pers

Humas dan Protokol Setda Kota Depok

Rabu, 13 April 2016

Usai membuka Diklat Prajabatan, Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna memberikan kuliah umum kepada peserta Diklat Prajabatan CPNS Golongan II Angkatan I dan II  Kota Depok Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2016, di Kampus II Badan Diklat Daerah Provinsi Jawa Barat, Cimahi, Rabu (13/4/2016). Dalam kuliah umum tersebut beliau menyampaikan materi "Reformasi Birokrasi dan Refolusi Mental ASN Pemerintah Kota Depok".

"Kita harus ubah pola pikir kita. Kita adalah pelayan masyarakat, kita melayani bukan dilayani," ujar Pradi di depan 42 peserta Diklat yang terdiri dari 10 peserta pria dan 32 peserta wanita. Sebelumnya Wakil Walikota menuturkan perjalanan karirnya sebelum menjadi Wakil Walikota. Dimulai tahun 2000-an beliau  mendirikan perusahaan sendiri dan pada tahun 2002 mulai bekerjasama dengan pihak asing yakni Malaysia. Usaha yang dirintisnya terus berkembang dan mengembangkan sayap bisnisnya mulai dari properti sampai media. "Setelah dilantik sebagai Wakil Walikota, itu semua saya lepas, saya tinggalkan, kegiatan sebagai pebisnis saya tinggalkan. Saya ingin fokus menjadi pelayan masyarakat. Saya ingin mengabdi terutama untuk Kota Depok yang saya cintai," kata Pradi. Dirinya menambahkan, bahwa jika ingin kaya jangan jadi PNS, jadilah pebisnis, karena gaji PNS sudah ada ada ketentuannya.

Dalam kesempatan tersebut, ayah dari empat orang anak ini menyampaikan visi Kota Depok, yakni Kota Depok yang Unggul, Nyaman dan Relijius. "Saat ini Kota Depok bukan hanya jadi kota persinggahan, tapi sudah menjadi kota tujuan. Kita ingin SDM-nya unggul, karena  SDA kita terbatas. Kita harus terus tingkatkan kemampuan dan berdayasaing," ujar Pradi. Dirinya juga menyampaikan 10 program unggulan Kota Depok, yakni Program Depok peduli pendidikan; Pelayanan puskesmas rawat inap 24 jam di setiap kecamatan dan pembangunan RSUD wilayah timur; Pembangunan taman terpadu di setiap kelurahan; Pembangunan pusat kreasi rakyat dan panggung budaya kreatif; Revitalisasi pasar tradisional yang bersih dan nyaman dan penyediaan 1000 kios umkm; Pembangunan sentra industri kreatif; Insentif bagi RT,RW dan LPM; Dana operasional  bagi kader posyandu dan posbindu; Pemberian dana insentif bagi pembimbing rohani; serta Pembangunan alun-alun kota.

Prioritas pembangunan Kota Depok juga tak lupa diulas Wakil Walikota, yaitu Penanganan masalah infrastruktur kota fokus pada kemacetan dan banjir; Kota Layak Anak dan Ramah Lansia melalui peningkatan infrastruktur yang mengakomodasi Lansia dan penyediaan taman yg terintegrasi antara Lansia dan anak; Pengembangan ekonomi kreatif; Peningkatan peran keluarga; Pengembangan wisata berbasis potensi lokal; serta Ketertiban dan kerawanan sosial.

Selain itu, Pradi berharap melalui diklat ini dapat tercipta aparatur yang memiliki sikap yang bersih dan berwibawa; bekerja efisien, efektif dan disiplin; dapat mengayomi dan meneladani; memiliki prestasi dan dedikasi serta loyalitas yang tinggi; responsif terhadap aspirasi masyarakat; serta mampu memberikan pelayanan prima dengan tetap dilandasi oleh iman dan taqwa kepada Allah SWT. (Mira)