Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Kamis, 04 Februari 2016
Bogor - Penjabat Walikota Depok, Arifin Harun Kertasaputra hadir dalam Rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi Jawa Barat di BKPP Wilayah I Jawa Barat, Jl. Ir. H. Juanda No. 4 Bogor.
Rapat yang dipimpin Wakil Gubernur Jawa Barat, dihadiri Kepala BKPP Wilayah 1 Jawa Barat, Wakil Walikota/ Wakil Bupati beserta Kepala OPD se-wilayah 1 Jawa Barat . Rapat yang berlangsung sehari membahas tengtang strategi penanggulangan kemiskinan, Kamis (04/02/16) pagi.
Wakil Gubernur Jawa Barat yang juga Ketua TKPK Provinsi Jabar mengatakan rakor sebagai media diskusi dan menyusun rencana yang konkrit untuk menanggulangi kemiskinan. Jumlah warga miskin di Provinsi Jawa Barat di tahun 2015 mencapai 9,53%. Karena itu, TKPK Prov Jabar menargetkan dapat menurunkan angka kemiskinan 1 % setiap tahunnya. “Strategi penanggulangan kemiskinan harus terarah, terpadu, dan berkesinambungan. Salah satunya dengan pendekatan individu, fokus kepada rumah tangga sasaran dengan kategori miskin,” tutur Dedi Mizwar seraya menghimbau untuk saling bersinergi demi suksesnya upaya penanggulangan kemiskinan di Jawa Barat.
Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Jawa Barat mengapresiasi kota Depok yang memiliki angka kemiskinan yang rendah di provinsi Jawa Barat. Penjabat Walikota Depok menginformasikan saat ini kemiskinan di kota Depok 2,18%. “Beragam upaya penanggulangan kemiskinan di Kota Depok, diantaranya bantuan biaya siswa miskin, penanganan kawasan kumuh, replikasi PNPM berdaya, raskin, kuota siswa miskin, santunan kematian, P2WKSS, dan sebagainya,” jelas Penjabat Walikota Depok. Arifin Harun Kertasaputra juga menginformasikan tentang perkembangan capaian indicator pembangunan kota Depok, diantaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 80,58. Dimana IPM Kota Depok merupakan yang tertinggi di Provinsi Jawa Barat dan berada pada peringkat ketiga secara nasional setelah Kota Yogyakarta dan Kota Jakarta Selatan. (olas)