Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Selasa, 26 Januari 2016
DPRD Kota Depok gelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka penyampaian catatan dan rekomendasi terhadap LKPJ AMJ (Laporan Keterangan PertanggungJawaban Akhir Masa Jabatan) Walikota Depok masa jabatan 2011-2016, di Ruang Rapat Paripurna DPDR Kota Depok, Senin (25/1/2016). Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo dengan dihadiri Walikota Depok Nur Mahmudi Isma’il beserta istri, Wakil Walikota Depok Idris Abdul Shomad beserta istri, serta unsur Forkopimda.
Pansus LKPJ AMJ Walikota Depok menyampaikan laporan hasil pembahasan Laporan Keterangan PertanggungJawaban Walikota Depok yang telah disampaikan Walikota pada Rapat Paripurna pada tanggal 4 Januari lalu. Dalam laporannya, Pansus juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Depok dalam upaya menggali potensi pendapatan sehingga ada peningkatan dari tahun ke tahun yang cukup signifikan yaitu dari tahun 2011 PAD Kota Depok sebesar 202 milyar 203 juta 952 ribu 537 rupiah dan pada tahun 2015 menjadi sebesar 452 milyar 457 juta 858 ribu 387 rupiah. Selain itu, Pemerintah Kota Depok juga mendapat apresiasi atas laporan hasil pemeriksaan BPK dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap pengelolaan keuangan daerah dari tahun 2012-2014.
Pansus juga memberikan rekomendasi terhadap urusan wajib yang dilaksanakan Pemerintah Kota Depok meliputi urusan pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan, penataan ruang, perencanaan pembangunan daerah, perhubungan, lingkungan hidup, kependudukan dan catatan sipil, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, keluarga berencana dan keluarga sejahtera, sosial, ketahanan pangan, statistik, tenaga kerja, koperasi dan UKM, penanaman modal, kebudayaan, pemuda dan olahraga, kesatuan bangsa dan politik dalam negeri, OTDA/Pemerintahan Umum/Administrasi Keuangan/Kepegawaian, pemberdayaan masyarakat dan desa, ketahanan pangan, kearsipan, komunikasi dan informatika dan perpustakaan.
Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih atas seluruh dukungan dan kerjasama berbagai pihak yang telah bersama-sama membangun Kota Depok sehingga menorehkan berbagai prestasi baik skala provinsi maupun nasional. “Aneka keberhasilan ini marilah kita syukuri bersama. Keberhasilan kita saat ini belum ‘titik’ maka dari itu kita masih harus terus berjuang untuk meningkatkan baik itu kualitas pendidikan kita dan yang lainnya,”ujar Nur. Dengan berakhirnya masa jabatannya sebagai Walikota Depok, Nur Mahmudi sekaligus mohon diri dan meminta maaf atas segala kekurangan selama memimpin Kota Depok. (mira)