Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Kamis, 07 Januari 2016
Cilodong – Indonesia menghendaki sampah bersih Tahun 2020, Kota Depok berharap Tahun 2017 bisa bebas sampah (Zero Waste).
Untuk mempercepat harapan tersebut, Kecamatan Cilodong menggelar pelatihan pemilahan dan penanganan sampah. Pelatihan diikuti oleh karang tarunan, PKK, RT, RW, dan Lurah se-Kecamatan Cilodong. Pelatihan tersebut berlangsung di aula Kec. Cilodong, (07/01/2015).
Selain pelatihan, Pemkot Depok juga menggulirkan partai ember di seluruh rumah tangga. Partai Ember merupakan program pengolahan sampah dengan cara memilah sampah organik dan non organik di setiap rumah tangga. Pemilahan sampah ini menggunakan ember, karena itu dinamakan Partai Ember.
Camat Cilodong, Khamid Wijaya, menyatakan bahwa warga terus diajak untuk menerapkan pola penanaganan sampah sejak dari rumah dengan media ember. “Ada 27 RT yang akan menjadi fokus pembinaan dan percontohan pengolahan sampah berbasis masyarakat. Dimana lokasi RT tersebut dialiri sungai dan dekat dengan setu. Pemilihan RT tersebut agar warga tidak memiliki kebiasaan membuang sampah ke sungai/setu. Karena membuang sampah ke aliran sungai bisa berdampak banjir,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Walikota Depok menjelaskan bahwa disetiap rumah ada ember kecil untuk sampah organik. Kemudian sanpah tersebut akan dikumpulkan di ember besar, yang terletak di tengah-tengah di antara 20 sampai 30 rumah dalam satu RT. Selanjutnya, sampah organik dari ember besar tersebut akan diangkut oleh tim dari DKUP.
Mendirikan partai ember itu tidak susah dan tidak mahal. Namun, dampaknya bisa mengurangi seperempat problema sampah yang ada di kota Depok. “Semoga pelatihan ini bisa menumbuhkan kesadaran warga Cilodong untuk memilah sampah. Ayo tumbuhkan kesadaran untuk memilah sampah dan miliki pola hidup bersih dan sehat (PHBS),” tutur Nur Mahmudi. (olas)