Siaran Pers

Pemkot Depok Bangun Lajur Sepeda di Margonda

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 07 Jan 2016
  • Waktu: 08:36 WIB
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Kamis, 07 Januari 2016

Balaikota - Selain sebagai penyaluran hobi, budaya bersepeda mulai digalakkan oleh berbagai kalangan masyarakat sebagai moda transportasi yang ramah lingkungan. Bersepeda juga dapat mengurangi pergerakan kendaraan bermotor yang berdampak pada penurunan tingkat polusi udara dan berkurangnya penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Untuk melindungi komunitas pesepeda (pengguna sepeda) dalam berlalu lintas, Pemerintah Kota Depok berencana membangun lajur khusus pengendara sepeda sepanjang 3782 M. Pembangunan tersebut sebagai upaya Pemerintah Kota Depok dalam mengurangi tingkat polusi udara atau emisi gas kendaraan yang dapat menyebabkan pemanasan global. Tak hanya itu, pembangunan lajur sepeda juga untuk mengurangi tingkat pengguna kendaraan bermotor dan mendukung program pemerintah, yaitu One Day No Car (ODNC).

Kontruksi lajur sepeda yang akan dibangun terbagi kedalam tiga bagian. Dimana 1636 M akan melintang di sepanjang jalan Ramanda – Juanda (Margonda Segmen 2). Margonda Segmen 3 sepanjang 2135 M disepanjang Juanda – Fly Over UI. Dan 11 M akan melintang di akses kampus Universitas Indonesia. Sebelumnya, lintasan sepeda Margonda Segmen 1 telah ada di sepanjang jalan Margonda Raya – Akses Kampus Universitas Indonesia.

Pembangunan lajur sepeda juga untuk memenuhi amanat UU No. 22 Th. 2009 tentang lalu lintas dan angkutan Jalan. Dimana didalam Pasal 62 UU dinyatakan pesepeda berhak atas fasilitas pendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran dalam berlalu lintas. Nanti-nya, keberadaan lajur khusus sepeda akan dibatasi dengan menggunakan bahan thermoplastic berwarna kuning. Pemerintah kota Depok juga akan memasang sejumlah marka pada ruas jalan khusus sepeda.

Dengan semakin banyaknya lajur sepeda, tidak menutup kemungkinan bila budaya bersepeda di kota Depok terus berkembang. Diharapkan lajur sepeda di jalan Margonda raya ini, bisa semakin menarik masyarakat untuk menggunakan sepeda sebagai alternatif alat transportasi untuk menunjang aktivitas sehari-hari dan turut mensukseskan gerakan hemat energi. (olas)