Siaran Pers

Walikota Melantik Dewan Pendidikan Kota Depok

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 02 Nov 2015
  • Waktu: 08:18 WIB
Siaran Pers

Humas dan Protokol Setda Kota Depok

Senin, 2 November 2015

Balaikota – Walikota Depok Nur Mahmudi Isma’il melantikPengurus  Dewan Pendidikan Kota Depok Periode 2014-2019 di aula lantai 1 Balaikota, Senin (02/11/15) pagi. Pelantikan yang dimotori oleh Dewan Pendidikan Kota Depok, dhadiri Ketua DPRD, Kepala DInas Pendidikan, Ketua Dewan Pendidikan Periode 2009-2013, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Depok, dan Komunitas serta pemerhati pendidikan di Kota Depok.

Berdasarkan Surat Keputusan Walikota Depok Nomor 421/263/Disdik Tahun 2014 Tanggal 12 Juni 2014, terbentuklah panitia pemilihan Ketua Dewan Pendidikan Kota Depok. Pemilihan tersebut diketuai oleh Gunawan yang merupakan Ketua Dewan Pendidikan Kota Depok Periode 2009-2013. Setelah sebulan berlalu, terbentuklah pengurus Dewan Pendidikan yang berasal dari pakar pendidikan, penyelenggara pendidikan, pengusaha, organisasi profesi, dan organisasi social kemasyarakatan. Penetapan pengurus Dewan Pendidikan ditetapkan pada 17 September 2015 berdasar SK Walikota Depok Nomor 821.29/312/Kpts/Disdik/Huk/2015.

Ketua Dewan Pendidikan periode 2014-2019 adalah H. Hafid Nasir, Dipl. Inf. Menginformasikan bahwa Dewan Pendidikan sempat mengalami kevakuman. Kini kami sudah mulai aktif kembali. Dalam periode ini kami memiliki empat program,. (1) Dewan Pendidikan sebagai agen kebijakan pada Pemkot Depok, seperti memberikan analisa dan referensi dasar penyelenggara pendidikan. (2) Melakukan fungsi kontroling terhadap penyelenggara pendidikan Depok. (3) Dewan Pendidikan sebagai agen pemberi dukungan untuk suksesnya penyelenggara pendidikan di Depok. Dukungan yang diberikan bisa berupa tenaga, fikiran, dan SDM. Semua itu dilakukan untuk suksesnya penyelenggaraan pendidikan di Kota Depok. (4) Dewan Pendidikan sebagai mediator bagi semua pihak yang bergerak dibidang pendidikan.

Mediator yang dimaksud adalah kami hadir ditengah masyarakat dan berusaha menyelesaikan problema, seperti mediator penanganan kasus tawuran dan penanganan kasus lainnya. Kami berharap bisa bersinergi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PTP2A) dan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (BPMK) serta jajaran lain di lingkup Pemkot Depok. “Semoga kami bisa terlibat dan berkontribusi dalam segala hal yang berkaitan dengan dunia pendidikan di Kota Depok,” tutur Hafid yang juga Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Depok.

Walikota Depok menyatakan kevakuman yang pernah terjadi di kepengurusan Dewan Pendidikan Kota Depok tidak mengalami keguncangan terhadap dunia pendidikan karena bisa ditindaklanjuti oleh kepengurusan yang baru. "Semoga kepengurusan baru ini dengan keempat tekadnya meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan di kota Depok. Semoga Dewan pendidikan bisa terus menjadi mitra yang sangat konstruktif dan produktif dalam menlahirkan generasi penerus yang memiliki kualitas handal dan mampu berkompetitif bahkan menciptakan lapangan kerja sendiri,” tutur Nur Mahmudi menghimbau, program pendidikan yang dilaksanakan dapat memfasilitasi dan memotivasi untuk mempunyai tekad bisa mandiri dan terlepas dari ancaman pengangguran serta bisa survive dengan keterampilan yang dimiliki.

Dalam kesempatan itu, Pemimpin Depok ini menghimbau OPD terkait untuk melihat secara jeli dan mengidentifikasi warga secara detail sehingga bisa memberikan tindakan sesuai dengan apa yang dibutuhkan,  seperti keterampilan, motivasi, minat, dan lain sebagainya yang merupakan upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan di Kota Depok. (olas)