Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Senin, 2 November 2015
Orientasi Dewan Hakim MTQ Ke-XVI Kota Depok berlangsung di Aula lantai 5, Gedung Balaikota Depok, Senin (2/10). Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad, Asisten Ekonomi Pembangunan Sosial (Ekbangsos), Eka Bachtiar, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag), Kholiq Mawardi serta Ketua LPTQ.
Asisten Ekbangsos, Eka Bachtiar, dalam laporannya menyampaikan bahwa Orientasi Dewan Hakim ini sebagai media silaturahin Dewan Hakim dalam seluruh cabang yang dilombakan, sarana menyamakan visi dan misi dalam mensukseskan MTQ Ke-XVI Tingkat Kota Depok serta media tukar-menukar informasi tentang berbagai hal terbaru dari LPTQ Nasional, Jabar atau Kota Depok. “MTQ Ke-XIV akan berlangsung selama tiga hari, Rabu-Jum’at, 4-6 November 2015 di Bojongsari, dimana dalam acara pembukaan akan diawali dengan Pawai Ta’aruf, yang dimulai sekitar jam dua siang serta dibuka langsung oleh Walikota Depok, Nur Mahmudi,” jelas Asisten Ekbangsos.
Asisten Ekbangsos juga menyampaikan, dalam meningkatkan MTQ Kota Depok, diharapkan ada penilaian atau pembinaan terhadap LPTQ kecamatan, dimana pembinaan ini mempunyai peran penting dalam meningkatkan kualitas qori dan qoriah di Kota Depok. Adapun Dewan Hakim yang mengikuti orientasi pada hari ini berjumlah 63 orang.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag, Kholiq Mawardi mengatakan bahwa Dewan Hakim mempunyai peran penting dalam memilih duta atau perwakilan qori dan qoriah Kota Depok. Para Dewan Hakim harus memilih lebih cermat agar duta yang terpilih, memenuhi standar untuk tingkat Provinsi Jabar. “Saya harap Dewan Hakim mengikuti orientasi dengan baik, dan nantinya tidak sekedar memberi nilai tapi juga disertai catatan-catatan sehingga diharapkan LPTQ bisa mempersiapkan peserta lebih baik,” ujar Kholiq.
Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad mengatakan MTQ mempunyai filosofi yang mendalam. Begitu pula dengan Tilawah. Dalam Al-Quran tilawah bukan sekedar membaca, tapi mempunyai makna yang mendalam. Beliau juga menuturkan bahwa MTQ membutuhkan sebuah proses dan diperlukan pembinaan qori dan qoriah kita. Beliau berharap acara orientasi bisa terlaksana dengan baik dan berjalan dengan lancar. Pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota juga berpesan agar kita dapat memanfaatkan HSN (Hari Santri Nasional). “HSN atau Hari Santri Nasional yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat merupakan sebuah peluang untuk mengedepankan santri kita dalam berbagai bidang, seperti bidang sosial, keagamaan, bisnis, dan lainnya,” ujar Idris. (mira)