Pemkot Depok Canangkan Zona Integritas Menuju Pemerintahan Yang Bebas Dari Korupsi, Birokrasi Bersih Dan Melayani
-
Penulis:Adminstrator
Tanggal:29 Oct 2015
Waktu:10:54 WIB
Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Kamis, 29 Oktober 2015
Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma'il mencanangkan Zona Integritas menuju wilayah bebas korupsi, wilayah birokrasi bersih dan melayani, di aula lantai lima, Gedung Balaikota Depok, Rabu (28/10). Perwakilan ombushman, Staf Ahli Kementrian PANRB, Inspektur Kota Depok, Ketua DPRD Kota Depok, Kepala OPD, Camat dan Lurah se-Kota Depok turut hadir dalam pencanangan tersebut.
Walikota Depok mempunyai tekad yang kuat untuk mewujudkan reformasi birokrasi menuju pemerintahan yang bebas korupsi serta birokrasi bersih dan melayani. "Kita perlu mencegah segala bentuk penyelewengan di wilayah Kota Depok dan perlu betul-betul secara tulus dan serius untuk meningkatkan kualitas pelayanan kita," ujar Nur Mahmudi. Depok merupakan Kota ke-275 se-Indonesia yang mulai membangun sebuah wilayah bebas dari korupsi (WBK).
Sementara untuk proses pembangunan Zona Integritas dimulai dengan pencanangan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan fakta integritas, penetapan unit kerja menuju WBK/WBBM dan penilaian oleh tim internal. Zona Integritas adalah Wilayah Bebas Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo mengapresiasi Pemerintah Kota Depok atas pencanangan Zona Integritas sebagai upaya memberikan pelayanan terbaik. "Saya apresiasi atas nama DPRD Kota Depok apa yang kita lakukan hari ini, karena ini merupakan hal yang penting bagi kita selaku ASN di dalam memberikan pelayanan yang baik serta bersih dari korupsi. Harapan saya kedepan ada sinergi yang baik antara legislatif dan eksekutif," harap Hendrik.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota juga menyampaikan bahwa sebenarnya Depok saat ini sedang berhadapan dengan aneka tantangan. Diantaranya tantangan pertambahan penduduk, keterbatasan lahan, jumlah PNS yang relatif terbatas dan lebih kecil dibandingkan dengan jumlah penduduk yang harus dilayani. "Tetapi ditengah-tengah keterbatasan tersebut, Depok masih tetap mengukir prestasi. Seperti tadi pagi, saya baru menerima Piagam Inovasi Administrasi Negara (INAGARA) dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg)," ujar Nur Mahmudi. Walikota Depok dianugerahi penghargaan INAGARA sebagai pimpinan daerah yang berkomitmen tinggi terhadap proyek perubahan. (Mira)