Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda kota Depok
Kamis, 22 Oktober 2015
Balaikota – Dinas Kesehatan Kota Depok melalui Seksi Promosi Kesehatan Bidang PSDK menggelar Workshop Kesehatan Wanita dan Anak di aula Lt. 1 Balaikota Depok, Kamis (22/10/15) pagi. Workshop yang digelar untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional dan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, mengusung tema ‘Mari Membangun Negeri Untuk Generasi Sehat Sejak Dalam Kandungan’. Workshop yang diikuti oleh sekitar 250 peserta secara resmi dibuka oleh Walikota Depok Nur Mahmudi Isma’il.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, dr. Noerzamanti Lies Karmawati mengatakan tujuan workshop adalah untuk mengajak peran serta dan dukungan masyarakat dalam membentuk generasi yang sehat sejak dalam kandungan. Melalui workshop ini, diharapkan kepedulian dan peran serta masyarakat terhadap pola asuh, asih, dan asah yang menunjang tumbuh kembang anak sejak awal kehidupan meningkat. Semoga workshop ini juga dapat mencegah dan mengurangi tindak kekerasan pada anak, memenuhi hak anak, dan mendukung terwujudnya Depok Kota Layak Anak.
“Workshop ini penting agar masyarakat mengetahui bahwa pembentukan generasi dimulai sejak dari dalam kandungan. Bila ibunya marah-marah, maka akan sangat berpengaruh pada kejiwaan anak. Untuk itu workshop ini hadis sebagai sarana edukasi dalam mewujudkan generasi yang sehat sejak dalam kandungan,” ujar Lies. Senada, Pemimpin Kota Depok mengatakan generasi sehat dimulai dari sejak dalam kandungan. Diera 80-an, pembangunan fisik menjadi fokus, sehingga manusia menjadi obyek bukan subyek pembangunan. Seiring dengan perkembangan, saat ini pembangunan manusia juga menjadi fokus.
Untuk mengetahui tingkat keberhasilan proses pembangunan yang berorientasi pada manusia, sejak tahun 1990 United Nation Development program (UNDP) telah mengembangkan suatu indeks yang disebut Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau biasa juga disebut dengan istilah Human Development Indeks (HDI). Indeks tersebut telah dijadikan rujukan oleh negara-negara di dunia, khususnya yang tergabung dalam PBB termasuk Indonesia.
Nur Mahmudi memaparkan, tiga indicator utama IPM adalah kesehatan, pendidikan, dan daya beli. Saat ini, IPM Indonesia menduduki urutan ke 124 dari 187 negara. Untuk Kota Depok sendiri, Alhamdulillah angka melek hurufnya mencapai 99% dan rata-rata lama sekolah sekitar 11 tahun. Dan IPM Kota Depok sudah melampaui angka 80 atau tertinggi di Jawa Barat, dan secara nasional menempati peringkat ketiga.
Fokus workshop ini untuk mengantarkan wanita dan anak dalam kondisi bahagia, senang, sejahtera, dan penuh gairah dalam menjalanai kehidupan. “Semoga workshop ini dapat mengantarkan kepada tingkat kepuasan dalam berbagai aspek kehidupan, karena materi yang akan disajikan sangat lengkap, mulai teknis, filosofi, hingga komunikasi,” tutur Nur Mahmudi.
Workshop yang berlangsung sehari ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu (1) Dr. Dwi Rasyanti, SPOG dengan bahasan menjaga kesehatan mental pada ibu hamil bekal lahirnya generasi penerus yang sehat dan kuat. (2) Hj. Neno Warisman yang akan memberikan testimoni mendidik anak sejak dalam kandungan. (3) Edy Wiyono, SE (Master Bid. Komunikasi) akan memberikan materi tentang fase-fase perkembangan anak yang sehat mental. (olas)