Siaran Pers

Walikota Hadiri Puncak Perayaan 25 Tahun AIPI

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 13 Oct 2015
  • Waktu: 04:21 WIB
Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Senin, 12 Oktober 2015

Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il menghadiri puncak perayaan usia ke-25 tahun AIPI ( Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia ) yang berlangsung di Ballroom Hotel Aryaduta, Jakarta, Senin (12/10). Acara tersebut dihadiri oleh Presiden ke-3 Republik Indonesia, Prof. Dr. B. J. Habibie, Wakil Ketua LIPI, serta para Akademisi AIPI dan Duta Besar. Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) adalah suatu badan independen dan nonstruktural, yang berdiri pada tahun 1990 melalui Undang-undang Republik Indonesia ( No. 8/1990 ), guna menghimpun ilmuan Indonesia terkemuka untuk memberikan pendapat, saran dan nasehat kepada pemerintah serta masyarakat mengenai auisisi, pengembangan, serta penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.

AIPI berupaya memajukan ilmu pengetahuan dan meningkatkan keunggulan ilmiah nasional melalui berbagai aktifitas seperti konferensi ilmiah dan forum diskusi kebijakan, publikasi, serta pengembangan hubungan nasional dan internasional. Dalam sambutannya, Ketua AIPI, Prof. Dr. Sangkot Marzuki menuturkan sejarah AIPI. “ Pada 1956, Majelis Ilmu Pengetahuan Indonesia (MIPI) didirikan sebagai cikal bakal AIPI, dengan tugas membimbing perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia, dan memberi pertimbangan kepada pemerintah dalam hal kebijakan ilmu pengetahuan. Dalam perkembangannya MIPI beralih fungsi menjadi suatu lembaga penelitian, dan disatukan dengan Lembaga Riset Nasional sebagi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada tahun 1967”, tutur Ketua AIPI dalam sambutannya.

Acara puncak yang dibuka oleh pendiri AIPI, Prof. Dr. B. J. Habibie, sekaligus merayakan Capaian Sains Indonesia dalam bentuk seminar. Seminar Capaian Sains Indonesia dalam rangka merayakan HUT AIPI ke-25 menghadirkan empat narasumber yang memaparkan penelitian besar mereka. Pertama, “Aedes aegypti ber-Wolbhachia : Keamanan, Penyebaran Alami dan Potensi untuk Pengendalian Dengue”, oleh Prof. Dr. Adi Utari. Melalui penelitian ini deman berdarah akan diberantas bersama Aedes aegypti yang ber-Wolbachia. Karena keberadaan Wolbachia mencegah berkembangnya virus dengue dalam tubuh nyamuk. Kedua, “Potensi Hutan Mangrove Indonesia untuk Mitigasi Perubahan Iklim Global” oleh Prof. Dr. Daniel Murdiyarso. Beliau memaparkan Mangrove/Bakau sebagai kontribusi Indonesia dalam menyelematkan Iklim Global.

Ketiga, “Memindai Isi Perut Bumi Menggunakan Teknik Pencitraan Tomografi dan Data Gempa Indonesia” oleh Prof. Dr. Sri Widiyantoro. Dengan Tomografi Seismik, kita dapat mengenal bumi melalui gempa. Keempat, “Dinamika Jejaring Sosial” oleh Dr. Roby Muhamad. Dalam presentasinya, beliau membahas studi-studi awal mengenai struktur dan dinamika jejaring sosial yang selanjutnya diperlihatkan bagaimana studi-studi tersebut dapat menjadi basis pengembangan sains jejaring dan aplikasinya pada dunia industri digital sekarang ini.

Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il mengucapkan selamat atas pertambahan usia AIPI yang menginjak 25 tahun. AIPI dengan lima komisinya yakni Komisi Ilmu Pengetahuan Dasar, Komisi Ilmu Kedokteran, Komisi Ilmu Rekayasa, Komisi Ilmu Sosial dan Komisi Kebudayaan telah berperan dalam memajukan ilmu pengetahuan. “AIPI dengan para anggotanya yang terdiri dari ilmuwan terkemuka Indonesia yang telah terpilih berdasarkan rekam jejak keunggulan ilmiahnya, telah memacu perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia melalui berbagai usaha seperti konferensi ilmiah”, ujar Nur Mahmudi. Beliau menambahkan, bahwa para anggota AIPI telah menunjukkan komitmen dan pengabdian tiada henti bagi kemajuan bangsa di Indonesia melalui berbagai bidang. (mira)