Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Selasa, 6 Oktober 2015
Bogor – Bertempat di Pendopo Kabupaten Bogor, Walikota Depok Nur Mahmudi Isma’il dan Bupati Bogor, Nurhayanti menandatangani berita Serah Terima Aset dan Pegawai PDAM Tirta Kahuripan kepada PDAM Tirta Asasta. Hadir dalam penandatanganan, Ketua DPRD Kab. Bogor, Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Plh. Sekretaris Daerah Kota Depok beserta jajarannya, Pejabat di lingkungan Kabupaten Bogor, Perwakilan BPKP, Direktur Utama PDAM Tirta Asasta Kota Depok Muhammad Olik, dan Direktur Utama PDAM Tirta Kahuripan Hadi Mulya.
Bupati Bogor mengatakan, setelah melewati proses yang cukup panjang, penyerahan aset PDAM Tirta Kahuripan bisa dilaksanakan hari ini. “Ini merupakan kehendak UU, penyerahan tersebut tercantum dalam UU No. 15 Tahun 1999 tentang pembentukan Kota Depok. Dalam UU itu disebutkan seluruh asset Kabupaten Bogor yang berada di wilayah Kota Depok harus diserahkan ke Depok.
Sebetulnya penyerahan bisa dilakukan pada awal pemekaran Kota Depok terlepas dari Kabupaten Bogor pada tahun 1999. Namun, saat itu, kondisinya belum memungkinkan, dan setelah berkomunikasi, penyerahan diundur. “Semoga kami tetap memiliki komitmen yang sama, yaitu berpedoman pada 3K; kualitas, kuantitas, dan kontinuitas, sehingga bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” harap Orang nomor satu di Bumi Tegar beriman. Nurhayanti menambahkan, Pemerintah Kota Depok harus memenuhi kompensasi sekitar 20,6 M, yang akan dialokasikan sebagai penyertaan modal untuk pengembangan PDAM Tirta Kahuripan.
Walikota Depok memanjatkan syukur karena penandatangan ini bisa dilaksanakan. “Kami siap menerima asset yang ada dilokasi Depok, yang dulu merupakan bagian investasi PDAM Kahuripan. Kami juga siap menerima personil PDAM Kahuripan secara professional. Kami juga akan memberikan kompensasi atas sekian banyak investasi tersebut dengan nilai sekitar 20,6 Milyar dan akan dibayar kontan,” tutur Nur Mahmudi.
Pemimpin kota Belimbing mengucapkan selamat datang kepada SDM Kahuripan. “Prinsipnya kami akan memperbaiki dan menyempurnakan organisasi dan kualitas pelayanan sehingga bisa memenuhi peluang yang ada. “Untuk personil Kahuripan bisa berbagi pengalaman kepada personil Tirta Asasta, sehingga bersama-sama bisa semakin bagus dan sehat,” tutur Nur Mahmudi menambahkan, tidak hanya kualitas, kuantitas, dan kontinuitas, tetapi juga kapasitas pelayanan akan ditingkatkan. Aset PDAM Tirta Kahuripan Kab. Bogor yang diserahkan untuk dikelola PDAM Tirta Asasta Depok antara lain sarana fisik, instalasi pengolahan air, gedung perkantoran, hingga pegawai yang berlokasi di wilayah Depok. (olas)