Siaran Pers

Idris :Pengembangan Perikanan Di Kota Depok Lebih Difokuskan Kepada Pengembangan Ikan Konsumsi Dan Ikan Hias.

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 16 Sep 2015
  • Waktu: 05:28 WIB
Siaran Pers

Humas dan Protokol Setda Kota Depok

Rabu, 16 September 2015

Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad menghadiri acara pembukaan REIKKA (Rekreasi Edukasi Informasi Komunikasi Konservasi Atraksi), di Aula Balaikota Depok, Rabu (16/9). Acara yang berlangsung selama dua hari ini terselenggara atas kerjasama Pemerintah Kota Depok dengan Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Ikan Hias. REIKKA digunakan sebagai sarana promosi, pengenalan, penyadaran publik dan transfer IPTEK kepada masyarakat luas tentang semua hal yang berhubungan dengan ikan hias.

Even nasional ini merupakan kali kedua diselenggarakan di Kota Depok, setelah pada tahun 2014 lalu REIKKA telah sukses diselenggarakan di Depok. Acara yang mengambil tema “ Sinergitas Stakeholder Ikan Hias Untuk Mendukung Perikanan Budidaya Yang Mandiri” diikuti oleh 250 orang peserta dari kalangan peneliti, penyuluh, perekayasa, widyaiswara, pelaku usaha, pelaku utama, hobiis dan eksportir.

REIKKA terdiri atas beberapa kegiatan diantaranya Peluncuran Cetak Biru REIKKA, Peluncuran Papan Digital Informasi. Peluncuran Digital Library, Presentasi Keynote Speaker, Simposium Nasional Ikan Ikan Hias I, Sinergitas Litbang dan Transfer Teknologi Ikan Hias, Workshop Membangun Industri Ikan Hias Nasional III, Jejaring Pemuliaan Ikan Hias, serta Gelar Teknologi dan Pameran.

Mengawali sambutannya, Wakil Walikota, Idris Abdul Shomad menyampaikan apresiasinya pada pihak terkait atas terselenggaranya REIKKA. Melalui kegiatan ini diharapkan tersusun road map kegiatan gabungan untuk peningkatan masyarakat Indonesia, penguatan sumberdaya manusia dan transfer teknologi budidaya ikan hias ke stakeholder. Beliau juga mengatakan Kota Depok masuk dalam 3 besar di Jawa Barat karena kontribusinya dalam budidaya ikan hias, sehingga Kota Depok ditetapkan sebagai Prioritas Tematik Kewilayahan Ikan Hias. “Oleh karena itu, dalam rangka mengembangkan sektor perikanan di Kota Depok, dimana secara letak geografisnya dekat Ibukota Jakarta, maka arah pengembangan perikanan di Kota Depok lebih difokuskan kepada pengembangan ikan konsumsi dan ikan hias”, ujar Idris.

Saat ini, di Kota Depok telah ada kurang lebih 400 orang yang menggantungkan hidupnya dengan berbudidaya ikan hias yang tergabung dalam kelompok pembudidaya ikan. Dan saat ini, sebagian besar produksi yang dihasilkan, dipasarkan secara lokal, regional, dan nasional bahkan diekspor ke beberapa negara seperti Singapura, Belanda, Eropa dan Republik Ceko.

 

Sebelum mengakhiri sambutannya, Wakil Walikota berharap dengan semakin banyaknya permintaan terhadap komoditas ikan hias dan dengan terciptanya sinergitas antara Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Ikan Hias dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan akan lebih memicu dan memacu antusiasme para pembudidaya ikan dalam mengembangkan produksi ikan hias. “Semoga kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan dalam memajukan bidang perikanan khususnya ikan hias”, tutur Idris. (mira)