Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Senin, 14 September 2015
Wakil Walikota, Idris Abdul Shomad menghadiri Sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Depok Tahun 2015, di Gedung Sekarpeni, Senin (14/9). Kegiatan sosialisasi ini sebagai salah satu upaya memberikan informasi, pemyamaan persepsi serta menyatukan langkah dengan seluruh perwakilan elemen masyarakat menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Depok Tahun 2015.
Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam kegiatan ini antara lain sebagai sarana informasi yang akurat agar masyarakat memperoleh pengetahuan dan pemahaman sehingga masyarakat dapat memilih pemimpin yang cerdas, jujur dan dapat mensejahterakan. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat agar menggunakan hak pilihnya sehingga dapat menekan angka golput.
Acara sosialisasi yang diselenggaraka oleh Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Depok ini mengangkat tema “Ciptakan Pilkada Kota Depok Tahun 2015 Yang Sukses dan Berkualitas”. Acara sosialisasi ini akan dilaksanakan Kesbangpol untuk 11 Kecamatan se-Kota Depok, dan hari ini adalah perdana sosialisasi dilakukan untuk wilayah kecamatan Pancoran Mas. Di minggu ketiga bulan September ini, sosialisasi pilkada berlangsung selama empat hari berturut-turut, yakni Senin untuk Kecamatan Pancoran Mas, Selasa untuk Kecamatan Sukmajaya, Rabu untuk Kecamatan Cilodong, dan Kamis untuk Kecamatan Beji. Dalam sosialisasi perdana ini, menghadirkan empat narsumber yakni Asisten Tata Praja Praja (Astapra), Kapolres Koa Depok, Komisioner KPUD Kota Depok dan Ketua Panwaslu Kota Depok.
Peserta sosialisasi Pilkada se-Kecamatan Pancoran Mas ini sebanyak 100 orang terdiri dari Ketua RT/RW, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pengurus PKK se-Kecamatan Pancoran Mas. Wakil Walikota, Idris Abdul Shomad mengatakan bahwa Pilkada ini sejatinya merupakan kompetisi politik berwawasan kebangsaan. Beliau berharap dengan adanya sosialisasi yang diselenggarakan Kesbangpol akan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya. “Kita inginkan partisipasi masyarakat dalam Pilkada meningkat, minimal 70 %”, ujar Idris. Berdasarkan data Disdukcapil, dari jumlah penduduk Kota Depok sebanyak 2 juta orang, 1,4 juta diantaranya adalah warga yang mempunyai hak pilih. “Saya berharap warga yang mempunyai hak pilih agar menggunakan hak suaranya sebaik-baiknya”, harap Wakil Walikota.
Beliau juga menuturkan kondisi Depok yang dinamis dan pluralis, menuntut kita untuk senantiasa waspada akan hal-hal yang dapat menghambat kelancaran proses Pilkada. “Kita dapat menjadi pengawas, mengawal proses Pilkada agar berlangsung jujur, adil, langsung, umum, bebas dan rahasia”, tutur Idris. Alumni Gontor ini juga mengatakan pembangunan di Kota Depok 5 tahun kedepan tergantung dari suara hati nurani kita yang bersih. “Semoga kita mendapat pemimpin yang dekat dengan rakyat, bukan sekedar pemimpin yang mengatasnamakan rakyat”, ujar Idris sebelum membuka acara secara resmi. (mira)