Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Kamis, 10 September 2015
Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad, menghadiri pengajian bulanan Badan Kontak Majlis Taklim atau BKMT, yang diselenggarakan di Masjid Agung Balaikota Depok, Kamis (10/9). Acara tersebut juga menghadirkan penceramah kondang, Ustad Subhki Al Bughury.
Pada kesempatan ini, Wakil Walikota memberikan sambutan sekaligus ceramah. Sebelum berceramah, Wakil Walikota mengajak para jamaah untuk bersholawat bersama. Dalam ceramahnya, Idris Abdul Shomad mengingatkan bahwa untuk belajar agama islam tidaklah cukup dengan belajar melalui internet. Beliau mengatakan belajar islam harus dengan guru.
“Meskipun saat ini perkembangan teknologi begitu pesat, dimana hampir semua informasi bisa diakses melalui internet, tapi untuk belajar agama tetap membutuhkan kehadiran guru, jangan hanya mengandalkan google atau internet, karena itu hanya faktor pendukung saja,”ujar Idris. Menurutnya, belajar dengan guru selain memperoleh ilmu juga akan memperoleh keberkahan. “Bertemu dengan guru saja bisa mendapatkan keberkahan. Ketika kita menghadapi persoalan juga bisa curhat atau bertanya pada guru. Jangan sampai ketika kita punya persoalan, kita curhat atau bertanya pada orang yang salah. Curhat kepada guru selain bisa membantu memecahkan masalah juga bisa menjaga amanah”, jelas Idris.
Idris juga mengatakan, bahwa ucapan seorang guru dapat menjadi doa pada muridnya, sehingga beliau mengingatkan agar guru jangan sampai mengatakan hal yang kurang baik terhadap muridnya. “Boleh jadi kita punya murid yang bandel, namun jangan sampai kita berkata yang kurang baik terhadap murid kita, karena ucapan guru merupakan doa,”pesan Idris. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada BKMT dengan para ustazahnya yang berperan sebagi guru, atas perannya untuk meningkatkan pengetahuan agama warga Depok khususnya.
Idris Abdul Shomad juga mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga persatuan dan kerukunan dalam menghadapi Pilkada serentak yang akan akan diselenggarakan pada 9 Desember nanti. “Politik itu hanyalah setetes atau setitik dari dunia ini, jangan sampai hanya karena setitik, persaudaraan kita jadi korban, jangan gampang menghina atau menyudutkan orang lain. Jangan sampai persaudaraan yang telah lama kita bangun menjadi rusak. Kita jangan mudah percaya pada isu-isu yang dihembuskan yang bisa merusak persaudaraan kita. Kita semua mengharapkan pemimpin yang bisa membawa masyarakat Depok lebih sejahtera,”tutup Idris. (mira)