Tapos – Workshop pengurus bank sampah yang terselenggara di Gd. As-Salaam Rt. 2/9 Kel. Jatijajar secara resmi dibuka Wakil Walikota Depok, M Idris Abdul Somad, Senin (07/09/15) siang. Workshop yang digagas oleh Bank sampah Kec. Tapos dihadiri oleh Camat Tapos Muchsin Mawardi, Ketua Asosiasi Bank Sampah Kota Depok Suparyono, dan Pemilik bank sampah Mandiri Sejahtera Hermansyah, serta para pengurus bank sampah se-Kecamatan Tapos.
Ketua Komunitas Bank Sampah Kecamatan Tapos Ibu Suryanah mengatakan bahwa ada sekitar 50 bank sampah dengan 1000 nasabah di Kecamatan Tapos dan telah terkumpul 12 ton sampah. Beliau memotivasi bahwa memilah sampah merupakan bagian dari ibadah dan dapat meningkatkan kesejahteraan.
Wakil Walikota berharap workshop ini sebagai media kordinasi dan komunikasi antar bank sampah di Kecamatan Tapos dengan pemkot Depok, sehingga bersama-sama bisa menangani sampah. Dengan bank sampah, jumlah volume sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) bisa diminimalisir. Beliua mengatakan bahwa sampah tidak mungkin dihindari, karena itu diperlukan pemahaman dan kesadaran dari masyarakat untuk menyikapinya. “Semoga workshop ini dapat membantu pemerintah untuk menumbuhkan dan merubah mindset, perilaku, dan kebiasaan masyarakat tentang sampah,” harap M Idris Abdul Shomad menginformasikan, ada sekitar 500 bank sampah dan 20 Unit Pengolahan Sampah (UPS) di kota Depok.
Dalam kesempatan itu, Alumni Gontor ini memberikan apresiasi kepada bank sampah di Tapos yang aktif dan berkomitmen untuk menangani permasalahan sampah. “Bank sampah merupakan solusi untuk menciptakan pemukiman yang bersih dan nyaman serta dapat meningkatkan kesejahteraan,” tutur pria kelahiran Jakarta. (olas)