Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Jum’at, 4 September 2015
Bimbingan Teknis dan Sosial Penerima Bantuan Kegiatan Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan Tahun Anggaran 2015 resmi dibuka oleh Wakil Walikota, Idris Abdul Shomad di Aula Kantor Kecamatan Bojongsari, Jum’at (4/9). Turut hadir dalam acara ini, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos), Camat Bojongsari, Narasumber dan warga penerima bantuan. Program KUBE merupakan salah satu pendekatan dalam rangka pemberdayaan masyarakat guna menanggulangi kemiskinan yang dilakukan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah. Kegiatan pemberdayaan ini meliputi pemberian bantuan stimulan untuk kegiatan Usaha Ekonomi Produktif (UEP), pendampingan dalam merintis dan mengembangkan usaha serta peningkatan keterampilan anggota.
Jumlah penerima bantuan KUBE yang sekaligus menjadi peserta Bimbingan Teknis sebanyak 140 orang peserta, yang terbagi menjadi 14 kelompok, dimana masing-masing kelompok terdiri dari 10 orang. Penerima bantuan KUBE senamyak 70 orang berasal dari Kelurahan Curug, dan 70 orang lainnya dari Kelurahan Pondok Petir. Adapun dana yang digulirkan bagi Kelompok Usaha Bersama (KUBE) sebesar Rp. 20.000.000,-/kelompok, sehingga tiap penerima bantuan menerima masing-masing Rp. 2.000.000,-
Ada beberapa usaha yang dijalankan oleh masing-masing Kelompok Usaha Bersama (KUBE) diantaranya Perdagangan Umum, Kuliner (kue basah, gado-gado, nasi uduk), Jasa (bengkel, potong rambut, pulsa, menjahit), Pertanian (tanaman hias, arang kayu), dan ternak/budidaya ikan. Adapun tujuan umum pelaksanaan KUBE adalah untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi melalui terwujudnya penghimpunan yang berkelanjutan dan juga meningkatkan keberfungsian sosial para anggota kelompok. Sedangkan tujuan khusus dari pelaksanaan KUBE meliputi meningkatkan kemampuan anggota dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi khususnya dalam pengembangan usaha serta meningkatkan kemampuan dalam menjalankan peranan sosial dalam masyarakat.
Sasaran penerima bantuan ialah Keluarga Sangat Miskin yang sudah mendapatkan pelayanan, kepala keluarga dalam satuan wilayah Komunitas Adat Terpencil (KAT), Kepala Keluarga yang tergolong Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) baik yang terdata ataupun tidak terdata pada Basis Data Terpadu (BDT). Sedangkan untuk kriteria calon anggota KUBE antara lain merupakan RTSM yang memenuhi kriteria miskin, diutamakan memiliki jiwa kewirausahaan, memiliki embrio usaha ekonomi produktif atau usaha kecil, memiliki kemampuan untuk dapat bekerja secara kelompok, telah menikah dan memiliki keluarga serta masih dalam usia produktif.
Wakil Walikota, Idris Abdul Shomad mengatakan kehadiran KUBE merupakan media untuk meningkatkan motivasi warga miskin untuk lebih maju secara ekonomi dan sosial, meningkatkan interaksi dan kerjasama dalam kelompok, mendayagunakan potensi dan sumber sosial ekonomi lokal, memperkuat budaya kewirausahaan, mengembangkan akses pasar dan menjalin kemitraan sosial ekonomi dengan berbagai pihak terkait. “Melihat besarnya manfaat bantuan KUBE ini, kami mengharapkan ada peningkatan pengetahuan dan wawasan berpikir anggota, karena dituntut untuk memiliki kemampuan manajerial dalam mengelola usaha yang dijalankan, dan berupaya menggali serta memanfaatkan sumber-sumber yang tersedia di lingkungan untuk keberhasilan kelompoknya”, ujar Idris. Beliau juga berpesan kepada semua penerima bantuan yang sekaligus sebagai peserta bimbingan teknis, agar mengikuti kegiatan ini sebaik-baiknya. “ Semoga kegiatan ini memberikan manfaat dan hasil yang dapat meningkatkan kemampuan khususnya dibidang sumber daya manusia serta semoga Allah SWT meridhoi usaha kita semua”, tutur Wakil Walikota. (mira)