Siaran Pers

Bus Transjabodetabek Segera Beroperasi Di Depok

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 01 Sep 2015
  • Waktu: 05:16 WIB
Siaran Pers

Humas dan Protokol Setda Kota Depok

Senin, 31 Agustus 2015

Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il menerima kunjungan dari Perum PPD diruang kerjanya dilantai dua, Gedung Balaikota Depok, Senin (31/8). Maksud dan tujuan audiensi ialah untuk sosialisasi rencana operasional Bus Trans Jabodetabek di Kota Depok.

Bus Trans Jabodetabek dari Perusahaan Umum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD) adalah bus pertama di Indonesia yang berbasis IT, dimana didalam busnya selain ada fasilitas AC, juga dilengkapi CCTV untuk memantau kegiatan di dalam bus, serta dilengkapi APC/Automatic Passengger Counter yang secara otomatis akan menghitung penumpang yang masuk. Selain itu juga ada E-Ticketing. Untuk tarif yang dikenakan kepada penumpang sebesar Rp 9.000,- dan jika menggunakan E-Ticketing akan mendapat potongan harga sebesar Rp 1.000,- . Bus ini juga dilengkapi dengan GPS, sehingga keberadaan bus dapat di-tracking .

Dalam bus ini tersedia 33 kursi dengan kapasitas penumpang berdiri sampai dengan 70 orang penumpang. Ini sesuai dengan peraturan dari menteri mengenai SPM atau standar pelayanan minimal, yakni kapasitas dari 1x1 m2 dari bus hanya boleh diisi oleh 5 orang penumpang berdiri. Bus ini melayani rute Depok-PGC-Grogol melalui Jalan Juanda. Armada ini nantinya melewati jalur Transjakarta (Busway) yang tersebar di empat koridor.

Koridor yang disediakan untuk Bus Transjabodetabek yaitu Koridor I melayani rute Ciputat-Blok M, Koridor II melayani rute Depok-PGC-Grogol, Koridor III melayani rute Poris Plawad-Kemayoran dan Koridor IV melayani rute Harapan Indah-Bekasi-Pasar Baru. Kelebihan bus ini, dengan biaya hanya Rp 9.000,- dapat melanjutkan perjalanan menggunakan busway dengan tidak dikenakan biaya tambahan selama tidak keluar dari halte busway. Direncanakan Bus Trans Jabodetabek ini akan di launching pada senin mendatang.

Rencana awal akan dioperasikan sebanyak 28 unit. Kedepannya, untuk mengejar hateway atau interval antar bus, yaitu 10 menit, diakhir tahun 2015 juga direncanakan akan ada penambahan bus dari kementrian perhubungan. Untuk sementara Bus Transjabodetabek ini akan menaikkan dan menurunkan penumpang di terminal terpadu Depok sambil mengupayakan persiapan sapras yang lebih lengkap dan memadai. Nantinya akan dibangun 14 shelter naik dan turun penumpang, yaitu 4 di Jalan Margonda dan 10 di Jalan Juanda.

Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il mengatakan bahwa keberadaan Bus Transjabodetabek ini untuk menjawab tantangan masyarakat yang menginginkan transportasi massal yang nyaman dan aman. “Semoga dengan adanya Bus Transjabodetabek ini, akan membantu warga Depok dalam mengakses ibukota Jakarta serta mendapatkan transportasi yang aman dan nyaman”, ujar Walikota. (mira)