Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Selasa, 29 April 2014
Selasa, (29/4) Seminar Nasional " Implementasi Kebijakan Pengembangan Profesionalisme Penyuluh Agama Islam" dilaksanakan di Universitas Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Acara yang dilaksanakan di auditorium syahida inn UIN ini dihadiri oleh Wakil Walikota Depok Dr. Idris Abdul Somad, MA. Beliau menyampaikan materi yang berjudul " Urgensi Penyuluh Agama Islam Bagi Masyarakat. Beberapa nara sumber lain yang hadir diantaranya Dr. Arief Subhan, MA Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Jakarta, Prof. Dr. Abdul Jamil, MA Dirjen Bimas Islam Kemenag IR, Dr. Mahsusi, MM Kabiro Kepegawaian Kemenag, Dr. Setiawan Wangsaatmadja Deputi SDM Aparatur Kemen PAN dan Reformasi Birokrasi.
Peserta seminar nasional ini adalah perwakilan penyuluh dari beberapa wilayah di Indonesia.Beberapa materi yang disampaikan oleh narasumber lain diantaranya adalah tentang standar kompetensi Jabatan fungsional Penyuluh Agama Islam, Regulasi penyuluh agama Islam, Implementasi regulasi dan prospek.
Ir. Dr. Mahsusi, MM Kabiro Kepegawaian Kemenag selain memberikan materi, beliau juga memberikan semangat dan menginformasikan tentang rencana remunerasi penyuluh. Remunerasi penyuluh nantinya dapat diberikan tetapi dengan syarat, kinerja, dan pembuktian hasil kerja yang jelas. Semangat, bekerjalah beribadah, dan bersyukur, Insya Allah akan ada hasil dari perjuangan para penyuluh agama Islam. Beliau juga mengatakan bahwa jumlah penyuluh agama Islam di daerah lebih sedikit dibandingkan dengan yang ada di DKI Jakarta dan sekitarnya.
Wakil Walikota Depok Dr. H. Idris Abdul Somad, MA Beliau menyampaikan materi yang berhubungan dengan tema" Penyuluh agama dalam perspektif Pemerintah Daerah, "Penyuluh agama sangat penting di daerah, terutama perkotaan. Karena seringnya, perkembangan kota, material, tidak seiring dengan pembangunan moralitas". Beliau juga membahas Posisi Penyuluh agama dalam konteks Pemerintah Daerah sebagai daerah otonom.
Posisi Penyuluh daerah harus disinergikan dengan Pemerintah Daerah. Dalam salah satu isu strategis di Kota Depok ada yang berbunyi: Kualitas keluarga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, disinilah peran sinergis penyuluh agama diperlukan, dalam memperkuat ketahanan keluarga.Penyuluh agama mempunyai peran penting dalam menanamkan nilai-nilai atau mengingatkan pentingnya nilai agama dijunjung tinggi, demi Moralitas masyarakat agar lebih baik. Meminimalisasi angka penderita ODA, karena jika nilai agama dijunjung tinggi, tertanam didalam hati, maka seseorang akan memiliki kontrol diri yang baik, sehingga dapat menghindari perbuatan yang negatif", tuturnya.
Nara sumber dari SDM Aparatur Kemen PAN dan Reformasi Birokrasi, memberikan informasi tentang prospek penyuluh agama yang baik dikemudian hari. Penyuluh agama juga merupakan pekerjaan strategis yang mulia. Karena penyuluh tertantang di tengah tengah kondisi moralitas bangsa yang semakin merosot ditengah era globalisasi. Beliau juga menjelaskan UU. ASN. (Endang)